.
Media Sorot Nusantaranews.
"Natuna – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Marzuki, S.H., melaksanakan kunjungan reses di Desa Mekar Jaya, Kecamatan..."
Natuna – Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Marzuki, S.H., melaksanakan kunjungan reses di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Selasa (11/08/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Marzuki untuk berdialog langsung dengan masyarakat dan perangkat desa sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut.
Dalam pertemuan bersama warga, Marzuki menyoroti kondisi fiskal pemerintah yang saat ini masih menghadapi kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan adanya penajaman terhadap setiap usulan pembangunan agar program yang diakomodasi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Belakangan ini efisiensi dilakukan baik di pemerintah pusat maupun daerah. Oleh karena itu, usulan yang masuk harus berbasis skala prioritas dan hal-hal krusial yang betul-betul diperlukan untuk mengakomodasi kegiatan yang perlu diutamakan,” ujar Marzuki.
Ia menegaskan, keterbatasan ruang fiskal tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan aspirasi masyarakat. Karena itu, setiap usulan yang disampaikan dalam kegiatan reses akan dicermati dan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan serta kewenangan pemerintah daerah.
Marzuki juga menyampaikan komitmennya untuk membawa pokok-pokok pikiran (pokir) yang dihimpun selama masa reses ke dalam pembahasan di DPRD Provinsi Kepri, dengan tetap mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Mekar Jaya, Eko Sri Mulyanto, menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan yang menjadi perhatian masyarakat desa.
Setidaknya terdapat tiga aspirasi utama yang disampaikan kepada Marzuki untuk diperjuangkan melalui Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, yakni renovasi Masjid Al Ghofar, pembangunan infrastruktur pendukung kawasan persawahan menuju lumbung pangan, serta peningkatan akses jalan penghubung untuk memperlancar mobilitas dan arus transportasi masyarakat.
Menurut Eko, pembangunan infrastruktur pendukung sektor pertanian menjadi salah satu kebutuhan penting bagi Desa Mekar Jaya. Sebagai salah satu wilayah yang memiliki potensi pertanian di Kabupaten Natuna, ketersediaan infrastruktur yang memadai dinilai dapat mendukung produktivitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
Menanggapi aspirasi tersebut, Marzuki menyatakan akan menampung dan mengawal usulan masyarakat sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD Provinsi Kepri.
“Kita akan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat. Selanjutnya akan kita lihat mana yang menjadi kewenangan provinsi dan mana yang harus dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten. Yang terpenting, aspirasi masyarakat ini kita perjuangkan sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran,” kata Marzuki.
Usai melaksanakan kegiatan reses, Marzuki bersama Wakil Ketua DPC Gerindra Natuna, Arifin, melanjutkan kegiatan dengan menyapa masyarakat secara langsung dari rumah ke rumah di Desa Mekar Jaya.
Kehadiran Marzuki disambut antusias oleh warga. Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyerahkan sejumlah bingkisan kepada masyarakat sebagai bentuk perhatian dan ungkapan terima kasih atas sambutan warga selama pelaksanaan kegiatan reses.
“Ini hanya buah tangan untuk kita berbagi dengan masyarakat. Meskipun nilainya tidak seberapa, ini menjadi bagian dari upaya untuk lebih dekat lagi dengan masyarakat,” ungkap Marzuki.
Menurutnya, kegiatan reses tidak semata-mata dilakukan melalui pertemuan formal, tetapi juga perlu diikuti dengan interaksi langsung bersama masyarakat. Dengan turun ke lapangan, anggota DPRD dapat melihat secara lebih dekat kondisi yang dihadapi warga sekaligus memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kebutuhan pembangunan di daerah.
“Reses ini bukan hanya mendengarkan aspirasi di dalam ruangan. Kita perlu datang langsung, melihat kondisi masyarakat dan mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan mereka. Dengan begitu, apa yang kita perjuangkan di DPRD benar-benar berdasarkan kondisi dan aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi DPRD dalam menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses. Aspirasi yang dihimpun selanjutnya menjadi bahan dalam penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD serta pembahasan program pembangunan sesuai dengan ketentuan dan kemampuan keuangan daerah.(DP)

