SOROT NUSANTARANEWS
, Jumat, September 18, 2026 WIB
Last Updated 2026-09-18T13:33:03Z
Headline.Peristiwa.

Sofyan Tan: Dari Dokter Membangun Sekolah Untuk Anak Kurang Mampu, Hingga Mampu Meraih 279 Ribuan Suara.

.
Foto Sosok Dr Sofyan Tan, Dari Pendidik Hingga Menuju Ke Kursi Legislatif RI.18/9206.



Media Sorot Nusantaranews.Com.

 Sumut . Sosok Ketokohan Sofyan Tan Dari Dokter Hingga Menjadi Anggota Legislatif RI Sungguh Mengejutkan Publik Sumatera Utara Khususnya Wilayah Kota Medan, Serdang Bedagai Hingga Kota Tebing Tinggi.18/9/2026.

Tetapi ada juga orang yang sudah bekerja di tengah masyarakat jauh sebelum namanya muncul di surat suara.

Pada Pemilu 2024, namanya menjadi perhatian setelah memperoleh sekitar 279 ribu suara dari Dapil Sumatera Utara I.


Angka itu bukan angka kecil.

Tetapi di balik angka tersebut terdapat perjalanan panjang yang menarik untuk diketahui Publik:

π’πˆπ€ππ€ π’π„ππ„ππ€π‘ππ˜π€ π’πŽπ…π˜π€π 𝐓𝐀𝐍?


Sofyan Tan dikenal sebagai dokter, pendidik, aktivis sosial dan politisi PDI Perjuangan.

Namun jika hanya mengenalnya sebagai anggota DPR RI, kita akan kehilangan bagian penting dari perjalanan hidupnya.

Jauh sebelum menjadi politisi nasional, ia sudah lebih dahulu berkecimpung dalam dunia pendidikan dan kegiatan sosial.


πƒπ€π‘πˆ πƒπŽπŠπ“π„π‘ πŠπ„ πƒπ”ππˆπ€ ππ„ππƒπˆπƒπˆπŠπ€π


Sofyan Tan menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Methodist Indonesia.

Namun perjalanan hidupnya tidak berhenti pada profesi dokter.

Perhatiannya terhadap pendidikan justru semakin kuat.

Pada 1987, ia mendirikan Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM) di Medan.

Sekolah tersebut dikembangkan dengan konsep pendidikan yang mempertemukan anak-anak dari berbagai latar belakang sosial dan budaya.

Gagasannya sederhana tetapi besar: pendidikan harus dapat membuka kesempatan bagi anak-anak yang tidak memiliki kemampuan ekonomi yang kuat.


πƒπ€π‘πˆ πŸπŸ–πŸ• πŒπ”π‘πˆπƒ πŒπ„ππ‰π€πƒπˆ π‘πˆππ”π€π π’πˆπ’π–π€


Ketika pertama kali berdiri, YPSIM hanya memiliki sekitar 187 siswa.


Dalam perjalanan puluhan tahun, lembaga tersebut berkembang dan melayani ribuan peserta didik.


Salah satu cirinya adalah konsep pembauran.

Anak-anak dari latar belakang yang berbeda belajar dalam lingkungan yang sama.

Kiprahnya di bidang pendidikan dan perubahan sosial kemudian membuat Sofyan Tan mendapatkan pengakuan sebagai Ashoka Fellow pada 1992.

Artinya, kiprahnya di bidang sosial sudah mendapat perhatian jauh sebelum ia masuk ke DPR RI.



𝐁𝐀𝐑𝐔 πŠπ„πŒπ”πƒπˆπ€π πŒπ€π’π”πŠ ππŽπ‹πˆπ“πˆπŠ


Perjalanan berikutnya membawa Sofyan Tan ke dunia politik.


Ia bergabung dengan PDI Perjuangan dan kemudian terpilih menjadi anggota DPR RI dari Sumatera Utara.


Panggung perjuangannya pun berubah.

Jika sebelumnya ia bergerak melalui pendidikan dan kegiatan sosial, kini ia mempunyai ruang untuk memperjuangkan berbagai persoalan masyarakat melalui lembaga legislatif.

Ia kemudian kembali mendapatkan kursi DPR RI pada periode berikutnya.

Pada Pemilu 2024, ia kembali terpilih untuk periode 2024–2029.


πŒπ„π‘π€πˆπ‡ π’π„πŠπˆπ“π€π‘ πŸπŸ•πŸ— π‘πˆππ” 𝐒𝐔𝐀𝐑𝐀


Pemilu 2024 menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan politik Sofyan Tan.

Dari Dapil Sumatera Utara I, ia memperoleh sekitar 279 ribu suara.

Dapil tersebut meliputi Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi.

Dengan demikian, suara yang diperolehnya datang dari wilayah pemilih yang luas.

Tetapi angka sebesar itu sekaligus melahirkan pertanyaan yang lebih penting:


𝐀𝐏𝐀 π˜π€ππ† πƒπˆπ‹π€πŠπ”πŠπ€π 𝐒𝐄𝐓𝐄𝐋𝐀𝐇 πŒπ„ππƒπ€ππ€π“ πŒπ€ππƒπ€π“ 𝐒𝐄𝐁𝐄𝐒𝐀𝐑 πˆπ“π”?


ππ„ππƒπˆπƒπˆπŠπ€π 𝐓𝐄𝐓𝐀𝐏 πŒπ„ππ‰π€πƒπˆ ππ„π‘π‡π€π“πˆπ€π


Bidang yang diperjuangkan Sofyan Tan di DPR tidak jauh dari perjalanan hidupnya.

Pendidikan menjadi salah satu isu yang konsisten ia bawa.

Ia pernah mendorong peningkatan anggaran KIP Kuliah agar semakin banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi.

Dalam kegiatan reses, persoalan pendidikan juga menjadi salah satu aspirasi yang diserap.

Mulai dari akses beasiswa, sarana pendidikan hingga persoalan guru.



πƒπ€π‘πˆ ππ€π‘π‹π„πŒπ„π 𝐓𝐔𝐑𝐔𝐍 πŠπ„ πŒπ€π’π˜π€π‘π€πŠπ€π“


Kegiatan seorang anggota DPR tidak hanya berlangsung di gedung parlemen.

Ketika memasuki masa reses, Sofyan Tan kembali ke daerah pemilihannya.

Ia menemui masyarakat dan menyerap berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Pendidikan menjadi salah satu isu yang banyak muncul.

Ia juga tercatat membantu pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Salah satu yang diberitakan adalah bantuan pendidikan kepada anak dari keluarga pemulung yang ingin melanjutkan kuliah.

Ada pula pemberian beasiswa kepada mahasiswa kurang mampu yang menempuh pendidikan kedokteran.



πŠπ„π“πˆπŠπ€ ππ„ππ†π€π‹π€πŒπ€π π‡πˆπƒπ”π πŒπ€π’π”πŠ πŠπ„ ππ€π‘π‹π„πŒπ„π


Perjalanan Sofyan Tan menjadi menarik karena ia tidak memulai politik dari ruang kosong.

Sebelum menjadi anggota DPR, ia sudah menjalani perjalanan sebagai:


𝐃okter

Pendidik

Aktivis Sosial 

Pendiri Lembaga Pendidikan 


Kemudian menjadi:


ππŽπ‹πˆπ“πˆπ’πˆ 𝐃𝐀𝐍 π€ππ†π†πŽπ“π€ 𝐃𝐏𝐑 π‘πˆ


Karena itu, perhatian terhadap pendidikan yang dibawanya ke parlemen mempunyai kaitan erat dengan pengalaman panjangnya di bidang tersebut.



ππ”πŠπ€π π‡π€ππ˜π€ π’πŽπ€π‹ πŸπŸ•πŸ— π‘πˆππ” 𝐒𝐔𝐀𝐑𝐀


279 ribu suara memang angka yang besar.

Tetapi suara dalam Pemilu adalah mandat.

Setelah suara diberikan, pertanggungjawabannya adalah apa yang dilakukan selama duduk di parlemen.

Karena itu masyarakat berhak melihat:


𝐀𝐏𝐀 π˜π€ππ† πƒπˆππ„π‘π‰π”π€ππ†πŠπ€π?


𝐀𝐏𝐀 π˜π€ππ† ππ„π‘π‡π€π’πˆπ‹ πƒπˆπ–π”π‰π”πƒπŠπ€π?


𝐃𝐀𝐍 𝐒𝐄𝐁𝐄𝐑𝐀𝐏𝐀 𝐉𝐀𝐔𝐇 π€π’ππˆπ‘π€π’πˆ πŒπ€π’π˜π€π‘π€πŠπ€π“ πƒπˆππ€π–π€ πŠπ„ πŒπ„π‰π€ πŠπ„ππˆπ‰π€πŠπ€π?


Saat ini Sofyan Tan menjalani periode DPR RI 2024–2029 dan berada di Komisi X DPR RI yang membidangi antara lain pendidikan, kebudayaan, pemuda dan olahraga.

Bidang tersebut kembali bersinggungan dengan perjalanan panjangnya di dunia pendidikan.


πƒπ€π‘πˆ π’π„πŠπŽπ‹π€π‡ πŠπ„ ππ€π‘π‹π„πŒπ„π


Jika perjalanan Sofyan Tan dirangkum dalam satu garis panjang, maka kisahnya adalah:


πƒπŽπŠπ“π„π‘ → ππ„ππƒπˆπƒπˆπŠ → π€πŠπ“πˆπ•πˆπ’ π’πŽπ’πˆπ€π‹ → ππ„ππƒπˆπ‘πˆ π’π„πŠπŽπ‹π€π‡ → ππŽπ‹πˆπ“πˆπ’πˆ → π€ππ†π†πŽπ“π€ 𝐃𝐏𝐑 π‘πˆ


Kisahnya tidak dimulai ketika namanya tercetak di surat suara.

Jauh sebelum memperoleh ratusan ribu suara, ia sudah lebih dahulu membangun jalan melalui pendidikan dan kegiatan sosial.

Kini, dengan mandat masyarakat yang kembali diberikan untuk periode 2024–2029, perjalanan tersebut terus berlanjut di parlemen.Pada akhirnya, angka 279 ribu suara bukanlah akhir cerita.


πˆπ“π” 𝐀𝐃𝐀𝐋𝐀𝐇 𝐀𝐖𝐀𝐋 πƒπ€π‘πˆ 𝐒𝐄𝐁𝐔𝐀𝐇 πŒπ€ππƒπ€π“ π˜π€ππ† 𝐇𝐀𝐑𝐔𝐒 πƒπˆππ„π‘π“π€ππ†π†π”ππ†π‰π€π–π€π.(JP)