.
Media Sorot Nusantaranews.Com.
Sumut . Sosok Ketokohan Sofyan Tan Dari Dokter Hingga Menjadi Anggota Legislatif RI Sungguh Mengejutkan Publik Sumatera Utara Khususnya Wilayah Kota Medan, Serdang Bedagai Hingga Kota Tebing Tinggi.18/9/2026.
Tetapi ada juga orang yang sudah bekerja di tengah masyarakat jauh sebelum namanya muncul di surat suara.
Pada Pemilu 2024, namanya menjadi perhatian setelah memperoleh sekitar 279 ribu suara dari Dapil Sumatera Utara I.
Angka itu bukan angka kecil.
Tetapi di balik angka tersebut terdapat perjalanan panjang yang menarik untuk diketahui Publik:
πππππ ππππππππππ πππ πππ πππ?
Sofyan Tan dikenal sebagai dokter, pendidik, aktivis sosial dan politisi PDI Perjuangan.
Namun jika hanya mengenalnya sebagai anggota DPR RI, kita akan kehilangan bagian penting dari perjalanan hidupnya.
Jauh sebelum menjadi politisi nasional, ia sudah lebih dahulu berkecimpung dalam dunia pendidikan dan kegiatan sosial.
ππππ ππππππ ππ πππππ ππππππππππ
Sofyan Tan menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Methodist Indonesia.
Namun perjalanan hidupnya tidak berhenti pada profesi dokter.
Perhatiannya terhadap pendidikan justru semakin kuat.
Pada 1987, ia mendirikan Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM) di Medan.
Sekolah tersebut dikembangkan dengan konsep pendidikan yang mempertemukan anak-anak dari berbagai latar belakang sosial dan budaya.
Gagasannya sederhana tetapi besar: pendidikan harus dapat membuka kesempatan bagi anak-anak yang tidak memiliki kemampuan ekonomi yang kuat.
ππππ πππ πππππ πππππππ ππππππ πππππ
Ketika pertama kali berdiri, YPSIM hanya memiliki sekitar 187 siswa.
Dalam perjalanan puluhan tahun, lembaga tersebut berkembang dan melayani ribuan peserta didik.
Salah satu cirinya adalah konsep pembauran.
Anak-anak dari latar belakang yang berbeda belajar dalam lingkungan yang sama.
Kiprahnya di bidang pendidikan dan perubahan sosial kemudian membuat Sofyan Tan mendapatkan pengakuan sebagai Ashoka Fellow pada 1992.
Artinya, kiprahnya di bidang sosial sudah mendapat perhatian jauh sebelum ia masuk ke DPR RI.
ππππ ππππππππ πππππ πππππππ
Perjalanan berikutnya membawa Sofyan Tan ke dunia politik.
Ia bergabung dengan PDI Perjuangan dan kemudian terpilih menjadi anggota DPR RI dari Sumatera Utara.
Panggung perjuangannya pun berubah.
Jika sebelumnya ia bergerak melalui pendidikan dan kegiatan sosial, kini ia mempunyai ruang untuk memperjuangkan berbagai persoalan masyarakat melalui lembaga legislatif.
Ia kemudian kembali mendapatkan kursi DPR RI pada periode berikutnya.
Pada Pemilu 2024, ia kembali terpilih untuk periode 2024–2029.
ππππππ πππππππ πππ ππππ πππππ
Pemilu 2024 menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan politik Sofyan Tan.
Dari Dapil Sumatera Utara I, ia memperoleh sekitar 279 ribu suara.
Dapil tersebut meliputi Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi.
Dengan demikian, suara yang diperolehnya datang dari wilayah pemilih yang luas.
Tetapi angka sebesar itu sekaligus melahirkan pertanyaan yang lebih penting:
πππ ππππ πππππππππ πππππππ ππππππππ ππππππ πππππππ πππ?
ππππππππππ πππππ πππππππ πππππππππ
Bidang yang diperjuangkan Sofyan Tan di DPR tidak jauh dari perjalanan hidupnya.
Pendidikan menjadi salah satu isu yang konsisten ia bawa.
Ia pernah mendorong peningkatan anggaran KIP Kuliah agar semakin banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi.
Dalam kegiatan reses, persoalan pendidikan juga menjadi salah satu aspirasi yang diserap.
Mulai dari akses beasiswa, sarana pendidikan hingga persoalan guru.
ππππ ππππππππ πππππ ππ ππππππππππ
Kegiatan seorang anggota DPR tidak hanya berlangsung di gedung parlemen.
Ketika memasuki masa reses, Sofyan Tan kembali ke daerah pemilihannya.
Ia menemui masyarakat dan menyerap berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Pendidikan menjadi salah satu isu yang banyak muncul.
Ia juga tercatat membantu pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Salah satu yang diberitakan adalah bantuan pendidikan kepada anak dari keluarga pemulung yang ingin melanjutkan kuliah.
Ada pula pemberian beasiswa kepada mahasiswa kurang mampu yang menempuh pendidikan kedokteran.
ππππππ ππππππππππ πππππ πππππ ππ ππππππππ
Perjalanan Sofyan Tan menjadi menarik karena ia tidak memulai politik dari ruang kosong.
Sebelum menjadi anggota DPR, ia sudah menjalani perjalanan sebagai:
πokter
Pendidik
Aktivis Sosial
Pendiri Lembaga Pendidikan
Kemudian menjadi:
ππππππππ πππ πππππππ πππ ππ
Karena itu, perhatian terhadap pendidikan yang dibawanya ke parlemen mempunyai kaitan erat dengan pengalaman panjangnya di bidang tersebut.
πππππ πππππ ππππ πππ ππππ πππππ
279 ribu suara memang angka yang besar.
Tetapi suara dalam Pemilu adalah mandat.
Setelah suara diberikan, pertanggungjawabannya adalah apa yang dilakukan selama duduk di parlemen.
Karena itu masyarakat berhak melihat:
πππ ππππ πππππππππππππ?
πππ ππππ ππππππππ ππππππππππ?
πππ ππππππππ ππππ ππππππππ ππππππππππ ππππππ ππ ππππ πππππππππ?
Saat ini Sofyan Tan menjalani periode DPR RI 2024–2029 dan berada di Komisi X DPR RI yang membidangi antara lain pendidikan, kebudayaan, pemuda dan olahraga.
Bidang tersebut kembali bersinggungan dengan perjalanan panjangnya di dunia pendidikan.
ππππ πππππππ ππ ππππππππ
Jika perjalanan Sofyan Tan dirangkum dalam satu garis panjang, maka kisahnya adalah:
ππππππ → ππππππππ → πππππππ ππππππ → πππππππ πππππππ → ππππππππ → πππππππ πππ ππ
Kisahnya tidak dimulai ketika namanya tercetak di surat suara.
Jauh sebelum memperoleh ratusan ribu suara, ia sudah lebih dahulu membangun jalan melalui pendidikan dan kegiatan sosial.
Kini, dengan mandat masyarakat yang kembali diberikan untuk periode 2024–2029, perjalanan tersebut terus berlanjut di parlemen.Pada akhirnya, angka 279 ribu suara bukanlah akhir cerita.
πππ ππππππ ππππ ππππ ππππππ ππππππ ππππ πππππ ππππππππππππππππππ.(JP)


