SOROT NUSANTARANEWS
, Senin, Juli 13, 2026 WIB
Last Updated 2026-07-13T10:59:42Z

*BPODT Gelar Workshop Aksara Batak Bertajuk Calidera Cultura Exprience Di Kaldera*

.

Toba – Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) kembali menghadirkan pengalaman wisata berbasis budaya melalui kegiatan Workshop Aksara Batak dalam rangkaian program Caldera Cultural Experience yang digelar di kawasan Toba Caldera Resort, Minggu (12/7/2026).


Workshop ini menghadirkan narasumber Jupita Sinurat dari Jabu Sihol, yang membagikan pengetahuan mengenai sejarah, filosofi, serta teknik dasar penulisan Aksara Batak kepada para peserta. Kegiatan diikuti oleh para pengunjung yang tengah berwisata di Kaldera dan menjadi salah satu atraksi budaya yang menarik perhatian wisatawan.



Sejak kegiatan dimulai, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka tidak hanya mendengarkan pemaparan materi, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan langsung cara menulis Aksara Batak dengan bimbingan narasumber. Suasana workshop berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan diskusi mengenai warisan budaya Batak.


Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama BPODT, Arditama Nusantara Putra, mengatakan bahwa penyelenggaraan Workshop Aksara Batak merupakan bagian dari komitmen BPODT dalam menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya berorientasi pada keindahan alam, tetapi juga memperkuat nilai-nilai budaya lokal sebagai daya tarik utama kawasan Danau Toba.


"Danau Toba memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Melalui program Caldera Cultural Experience, kami ingin memberikan ruang bagi wisatawan untuk tidak hanya menikmati panorama alam, tetapi juga merasakan langsung warisan budaya Batak. Workshop Aksara Batak ini menjadi salah satu upaya kami dalam melestarikan budaya sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat luas dengan cara yang menarik dan interaktif," ujar Arditama.


Menurutnya, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk wisatawan, komunitas budaya, dan generasi muda. Karena itu, BPODT akan terus menghadirkan berbagai kegiatan budaya yang edukatif dan partisipatif di kawasan Kaldera.


"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat membangun kebanggaan terhadap budaya Batak, sekaligus memperkaya pengalaman wisata para pengunjung. BPODT akan terus berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk menghadirkan program-program yang mendukung pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba," tambahnya.


Melalui program Caldera Cultural Experience, BPODT berupaya menghadirkan pengalaman wisata yang memadukan keindahan alam Danau Toba dengan kekayaan tradisi dan budaya masyarakat setempat. Workshop Aksara Batak menjadi salah satu bentuk nyata pelestarian budaya yang dikemas secara edukatif dan menarik bagi wisatawan.


Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan apresiasi masyarakat terhadap Aksara Batak sebagai salah satu warisan budaya yang bernilai tinggi, sekaligus memperkuat citra Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia yang kaya akan nilai budaya dan tradisi.(DS)