SOROT NUSANTARANEWS
, Jumat, Juli 31, 2026 WIB
Last Updated 2026-08-07T09:36:45Z

Bangunan rumah oknum pejabat Kementrian PUPR di Sukajadi kota Batam, diduga menggunakan aliran dana yang mencurigakan .

.





Media Sorot nusataranews.

 Batam. Diduga seorang oknum pejabat ASN Kementerian PUPR berinisial BAS sedang melakukan pembangunan sebuah rumah mewah dengan di kawasan perumahan Bukit Indah Sukajadi Jalan Boulevard Raya di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Batam kota, kota Batam ditaksir beranggaran berkisar 6 milyar hingga 7 milyar rupiah menuai sorotan Redaksi media Sorot nusantaranews yang mencurigakan dan tanda tanya besar ungkap seorang masyarakat Batam berinisial J (31,/7/2026.)


Dalam proses pengerjaan pembangunan rumah mewah 3 lantai tersebut berukuran sekitar +/- 700m tersebut milik oknum pejabat ASN kementerian PUPR tersebut menjadi tanda tanya besar, karena diduga menggunakan transaksi yang mencurigakan berupa pembayaran dari sejumlah nama-nama yang berbeda. 


Proses pembangunan rumah mewah 3 lantai tersebut masih berlangsung hingga sekarang yang dimulai pengerjaannya dari tahun 2024 hingga saat ini masih dalam proses pengerjaan berupa finishing atau pekerjaan penyelesaian.


Oknum pejabat ASN yang berinisial BAS tersebut memiliki jabatan tertentu dikementerian PUPR dalam mengawasi proyek-proyek pemerintah, dimana yang bersangkutan ditugaskan sehingga mempunyai pengaruh besar ditempat tugasnya sejumlah provinsi dalam pengerjaan dibeberapa  titik proyek -proyek dari Kementerian PUPR. Diduga sebagian pembiayaan pembangunan rumah oknum pejabat ASN berinisial BAS tersebut terindikasi dari sejumlah fee proyek dalam pengawasannya demikian uangkap J yang namanya disingkat.




Hingga berita ini diturunkan awak Media belum berhasil mengorfirmasi kepada yang bersangkutan melalui nomor wa +6287721120xxx


Dugaan kejanggalan dalam aliran dana pembangunan rumah oknum ASN tersebut, awak Media berusaha melakukan konfirmasi kepada instansi terkait terutama pimpinan yang bersangkutan di kementerian PUPR namun belum berhasil.(DP)